Halo, Adik-adik Priority!
Banyak dari kalian yang bercita-cita masuk ke sekolah kedinasan, terutama PKN STAN. Tapi mungkin kamu masih bingung dan bertanya-tanya,
“Apakah masuk STAN harus pakai sertifikat TOEFL?”
Pertanyaan ini sering banget muncul, apalagi karena banyak kampus umum yang memang mensyaratkan TOEFL. Nah, di artikel ini, kita akan bahas fakta terbaru tahun 2025 tentang sistem seleksi STAN. Yuk, simak sampai akhir!
Jawaban Singkat: Masuk STAN Tidak Menggunakan Sertifikat TOEFL
Berdasarkan ketentuan resmi seleksi tahun 2025, PKN STAN tidak meminta sertifikat TOEFL sebagai syarat pendaftaran maupun seleksi masuk.
Jadi, kamu tidak perlu mengumpulkan atau melampirkan sertifikat TOEFL saat mendaftar.
Sebagai gantinya, STAN menggunakan sistem Tes Lanjutan 1 yang terdiri dari tiga jenis tes utama:
- Tes Potensi Akademik (TPA)
- Tes Bahasa Inggris (TBI)
- Tes Psikologi
Artinya, kemampuan Bahasa Inggrismu tetap diuji tapi melalui Tes Bahasa Inggris (TBI) yang disusun langsung oleh panitia seleksi, bukan melalui sertifikat TOEFL dari lembaga eksternal.
Mengapa STAN Tidak Menggunakan TOEFL?
Ada beberapa alasan penting mengapa STAN tidak menggunakan sertifikat TOEFL dalam proses seleksinya. Yuk, kita bahas satu per satu:
1. Standar Tes yang Seragam
TOEFL punya banyak versi seperti ITP, iBT, dan PBT — dengan tingkat kesulitan dan biaya yang berbeda-beda.
Agar semua peserta punya kesempatan yang adil dan setara, panitia membuat tes bahasa Inggris sendiri, yaitu TBI, dengan format dan tingkat kesulitan yang disesuaikan untuk kebutuhan STAN.
2. Seleksi yang Lebih Komprehensif
STAN tidak hanya mencari calon mahasiswa yang pintar secara akademik, tapi juga yang punya kemampuan berpikir logis dan karakter kuat.
Karena itu, seleksi STAN mencakup TPA untuk mengukur kemampuan berpikir dan Tes Psikologi untuk menilai kepribadian serta kesiapan mental peserta.
3. Proses Seleksi yang Lebih Efisien
Dengan adanya TBI internal dan tes lain yang terintegrasi, seluruh proses seleksi menjadi lebih efisien, transparan, dan mudah diawasi.
Semua peserta mengikuti tes dengan format yang sama, sehingga hasilnya bisa dibandingkan secara objektif.
Apa yang Harus Kamu Siapkan untuk Seleksi STAN 2025?
Karena STAN tidak menggunakan TOEFL, kamu perlu fokus pada jenis tes yang benar-benar diujikan.
Berikut tiga hal utama yang perlu kamu persiapkan:
- Tes Potensi Akademik (TPA): Latihan soal numerik, verbal, dan logika agar terbiasa dengan pola soal kedinasan.
- Tes Bahasa Inggris (TBI): Pelajari grammar, reading comprehension, dan vocabulary sesuai tipe soal STAN.
- Tes Psikologi: Biasakan diri dengan tes kepribadian, konsentrasi, serta ketahanan emosi agar tampil maksimal.
Selain itu, rajinlah ikut tryout dan simulasi tes supaya kamu terbiasa dengan waktu dan tekanan ujian yang sesungguhnya.
Kesimpulan
- PKN STAN tidak menggunakan sertifikat TOEFL dalam seleksi masuk tahun 2025.
- Peserta wajib mengikuti Tes Lanjutan 1, yang terdiri dari TPA, TBI, dan Tes Psikologi.
- Karena itu, fokuskan persiapanmu pada tiga jenis tes tersebut agar peluang lolos STAN semakin besar.
Dengan persiapan yang tepat dan latihan yang konsisten, kamu bisa bersaing dengan ribuan peserta lain dan mewujudkan impian menjadi mahasiswa STAN.
Ayo Persiapkan Diri Bersama Bimbel Priority!
Kalau kamu benar-benar ingin lolos STAN 2025, jangan belajar sendirian!
Di Bimbel Priority, kami punya program khusus untuk menghadapi ujian kedinasan dan PTN, meliputi:
- Pembahasan lengkap TPA dan TBI,
- Latihan intensif Tes Psikologi STAN,
- Tryout nasional dengan sistem mirip seleksi resmi STAN,
- Dan bimbingan dari mentor berpengalaman yang siap menemani kamu sampai lolos!
Segera daftar di Bimbel Priority dan wujudkan impianmu menjadi mahasiswa STAN!
Ikuti kami untuk info terbaru dan tips belajar gratis:
Instagram: @prioritystan
TikTok: @bimbelpriority
WhatsApp: Kak Syawal (0878-8372-9991) & Kak Anju (0819-5231-3079)








































